Rabu, 28 April 2010

haK

Di dalam Kamus Bahasa Indonesia hak memiliki pengertian tentang sesuatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (krn telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb), kekuasaan yg benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat. Sedangkam kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan (sesuatu hal yang harus dilaksanakan). Di dalam perjalanan sejarah, tema hak relatif lebih muda usianya dibandingkan dengan tema kewajiban, walaupun sebelumnya telah lahir . Tema hak baru “lahir” secara formal pada tahun 1948 melalui Deklarasi HAM PBB, sedangkan tema kewajiban (bersifat umum) telah lebih dahulu lahir melalui ajaran agama di mana manusia berkewajiban menyembah Tuhan, dan berbuat baik terhadap sesama.

Pengertian Hak

Pengertian Hak Ketika lahir, manusia secara hakiki telah mempunyai hak dan kewajiban. Tiap manusia mempunyai hak dan kewajiban yang berbeda, tergantung pada misalnya, jabatan atau kedudukan dalam masyarakat. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hak dan kewajiban, penulis ingin memaparkan pengertian hak dan kewajiban. K. Bertens dalam bukunya yang berjudul Etika memaparkan bahwa dalam pemikiran Romawi Kuno, kata ius-iurus (Latin: hak) hanya menunjukkan hukum dalam arti objektif. Artinya adalah hak dilihat sebagai keseluruhan undang-undang, aturan-aturan dan lembaga-lembaga yang mengatur kehidupan masyarakat demi kepentingan umum (hukum dalam arti Law, bukan right). Pada akhir Abad Pertengahan ius dalam arti subjektif, bukan benda yang dimiliki seseorang, yaitu kesanggupan seseorang untuk sesuka hati menguasai sesuatu atau melakukan sesuatu(right, bukan law). Akhirnya hak pada saat itu merupakan hak yang subjektif merupakan pantulan dari hukum dalam arti objektif. Hak dan kewajiban mempunyai hubungan yang sangat. Kewajiban dibagi atas dua macam, yaitu kewajiban sempurna yang selalu berkaitan dengan hak orang lain dan kewajiban tidak sempurna yang tidak terkait dengan hak orang lain. Kewajiban sempurna mempunyai dasar keadilan, sedangkan kewajiban tidak sempurna berdasarkan moral.

Macam-Macam Hak

1. Hak Legal dan Hak Moral

Hak legal adalah hak yang didasarkan atas hukum dalam salah satu bentuk. Hak legal ini lebih banyak berbicara tentang hukum atau sosial. Contoh kasus,mengeluarkan peraturan bahwa veteran perang memperoleh tunjangan setiap bulan, maka setiap veteran yang telah memenuhi syarat yang ditentukan berhak untuk mendapat tunjangan tersebut. Hak moral adalah didasarkan atas prinsip atau peraturan etis saja. Hak moral lebih bersifat soliderisasi atau individu. Contoh kasus, jika seorang majikan memberikan gaji yang rendah kepada wanita yang bekerja di perusahaannya padahal prestasi kerjanya sama dengan pria yang bekeja di perusahaannya. Dengan demikain majikan ini melaksanakan hak legal yang dimilikinya tapi dengan melnggar hak moral para wanita yang bekerja di perusahaannya. Dari contoh ini jelas sudah bahwa hak legal tidak sama dengan hak moral. T.L. Beauchamp berpendapat bahwa memang ada hak yang bersifat legal maupun moral hak ini disebut hak-hak konvensional. Contoh jika saya menjadi anggota klub futsal Indonesia, maka saya memperoleh beberapa hak. Pada umumnya hak–hak ini muncul karena manusia tunduk pada aturan-aturan dan konvensi-konvensi yang disepakati bersama. Hak konvensional berbeda dengan hak moral karena hak tersebut tergantung pada aturan yang telah disepakati bersama anggota yang lainnya. Dan hak ini berbeda dengan hak Legal karena tidak tercantum dalam sistem hukum. 2. Hak Positif dan Hak Negatif Hak Negatif adalah suatu hak bersifat negatif , jika saya bebas untuk melakukan sesuatu atau memiliki sesuatu dalam arti orang lain tidak boleh menghindari saya untuk melakukan atau memilki hal itu. Contoh: hak atas kehidupan, hak mengemukakan pendapat. Hak positif adalah suatu hak bersifat postif, jika saya berhak bahwa orang lain berbuat sesuatu untuk saya. Contoh: hak atas pendidikan, pelayanan, dan kesehatan. Hak negatif haruslah kita simak karena hak ini terbagi lagi menjadi 2 yaitu: hak aktif dan pasif. Hak negatif aktif adalah hak untuk berbuat atau tidak berbuat sperti orang kehendaki. Contoh, saya mempunyai hak untuk pergi kemana saja yang saya suka atau mengatakan apa yang saya inginkan. Hak-hak aktif ini bisa disebut hak kebebasan. Hak negatif pasif adalah hak untuk tidak diperlakukan orang lain dengan cara tertentu. Contoh, saya mempunyai hak orang lain tidak mencampuri urasan pribadi saya, bahwa rahasia saya tidak dibongkar, bahwa nama baik saya tidak dicemarkan. Hak-hak pasif ini bisa disebut hak keamanaan. 3. Hak Khusus dan Hak Umum Hak khusus timbul dalam suatu relasi khusus antara beberapa manusia atau karena fungsi khusus yang dimilki orang satu terhadap orang lain. Contoh: jika kita meminjam Rp. 10.000 dari orang lain dengan janji akan saya akan kembalikan dalam dua hari, maka orang lain mendapat hak yang dimiliki orang lain. Hak Umum dimiliki manusia bukan karena hubungan atau fungsi tertentu, melainkan semata-mata karena ia manusia. Hak ini dimilki oleh semua manusia tanpa kecuali. Di dalam Negara kita Indonesia ini disebut dengan “ hak asasi manusia”. 4. Hak Individual dan Hak Sosial Hak individual disini menyangkut pertama-tama adalah hak yang dimiliki individu-individu terhadap Negara. Negara tidak boleh menghindari atau mengganggu individu dalam mewujudkan hak-hak yang ia milki. Contoh: hak beragama, hak mengikuti hati nurani, hak mengemukakan pendapat, perlu kita ingat hak-hak individual ini semuanya termasuk yang tadi telah kita bahas hak-hak negative. Hak Sosial disini bukan hanya hak kepentingan terhadap Negara saja, akan tetapi sebagai anggota masyarakat bersama dengan anggota-anggota lain. Inilah yang disebut dengan hak sosial. Contoh: hak atas pekerjaan, hak atas pendidikan, hak ata pelayanan kesehatan. Hak-hak ini bersifat positif. Hak Absolut Setelah kita melihat dan membaca mengenai penjelasan hak serta jenis-jenisnya, sekarang apakah ada hak yang bersifat absolut? Hak yang bersifat absolut adalah suatu hak yang bersifat mutlak tanpa pengecualian, berlaku dimana saja dengan tidak dipengaruhi oleh situasi dan keadaan. Namun ternyata hak tidak ada yang absolute. Mengapa? Menurut ahli etika, kebanyakan hak adalah hak prima facie atau hak pada pandangan pertama yang artinya hak itu berlaku sampai dikalahkan oleh hak lain yang lebih kuat. Setiap manusia memiliki hak untuk hidup dan merupakan hak yang sangat penting. Manusia mempunyai hak untuk tidak dibunuh namun ini tidak berlaku dalam segala keadaan tanpa alasan yang cukup kuat. Seseorang yang membela diri akan penyerangan terhadap dirinya memiliki hak untuk membunuh jika tidak ada cara lain yang harus dilakukan. Salah satu contoh lain adalah warga masyarakat yang mendapat tugas membela tanah air dalam keadaan perang. Kedua contoh tersebut adalah contoh dimana hak atas kehidupan yang seharusnya penting dan dapat dianggap sebagai hak absolute namun ternyata kalah oleh situasi, keadaan, alasan yang cukup. Kebebasan juga merupakan salah satu hak yang sangat penting namun hak ini tidak dapat dikatakan hak absolute karena hak ini juga dapat dikalahkan oleh hak lain. Seseorang yang mengalami gangguan jiwa dan membahayakan masyarakat sekitarnya dipaksa untuk dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa meskipun ia menolak. Kebebasan yang dimiliki orang tersebut merupakannya namun hak tersebut akhirnya kalah oleh hak masyarakat yang merasa terancam jiwanya. Hak tidak selalu bersifat absolute karena sesuatu hak akan kalah oleh alasan atau keadaan tertentu lain yang dapat menggugurkan posisi hak tersebut

Jumat, 19 Maret 2010

Statistik Deskriptif

a. Pengertian Statistik

Kata statistik berasal dari bahasa latin, yaitu status yang berarti negara atau untuk menyatakan hal – hal yang berhubungan dengan ketatanegaraan. Pengertian statistik menurut para ahli :

1. Croxton dan Cowden

Statistik adalah metode untuk mengumpulkan, mengolah dan menyajikan, serta menginterprestasikan data yang berwujud angka – angka.

2. Anderson dan Bancroft

Statistik adalah ilmu dan seni perkembangan dan metode paling efektif untk pengumpulan, pentabulasian, dan penginterprestasian data kuantitatif sedemikian rupa, sehingga kemungkinan salah dalam kesimpulan dan estimasi dapat diprkirakan dengan penggunaan penalaran induktif yang didasarkan pada matematika probabilitas.

3. Prof. Dr. Sudjana, M.A.,M.Sc.

Statistik adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara – cara pengumpulan data, pengolahan penganalisisannya, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisian yang dilakukan.

4. Steel dan Torrie

Statistik adalah metode yang memberikan cara – cara guna menilai ketidaktentuan dari penarikan kesimpulan yang bersifat induktif.

5. J. Supranto

J. Supranto memberikan pengertian statistik dalam dua arti, yaitu :

a. Dalam arti sempit

Statistik adalah data ringkasan yang berbentuk angka ( kuantitatif ).

b. Dalam arti luas

Statisti adalah ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, penyajian, dan analisis data, serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang menyeluruh.

6. Drs. Djarwanto Ps.

Statistik adalah kumpulan angka – angka yang berhubungan dengan atau meluiskan suatu persoalan.

Dari pengertian – pengertian diatas, terlihat ada pergeseran pengertian, dari pengertian yang sempit ke pengertian yang luas. Berikut ini diberikan pengertian statistik yang lebih jelas dan melingkupi pengertian – pengertian diatas.

Statistik adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentu angka – angka.

Jumat, 19 Februari 2010

Kupu-Kupu Tidur

Cerpen Wawan Setiawan

Kupu-kupu itu bersayap kuning, terbang ke sana kemari di tanah samping. Coba lihat, ia sedang mencari sesuatu, di balik daun bunga sepatu. O, ternyata benar, ia sedang menitipkan telurnya. Nanti telur-telur itu jadi ulat. Ulat-ulat itu merayap dari daun ke daun. Memangsa daun-daun itu, nyaem nyaem nyaem, ia besar, gemuk, lalu masuk ke kepompong. Nah sudah. Coba lihat, dari satu ujung lubang kepompong, lepaslah seekor kupu-kupu, warnanya kuning, seperti induknya.

Aku mengimajikan proses itu. Sebuah proses alami. Alam telah menyediakan segala sesuatunya, agar semuanya dapat berproses, tentu secara alami pula. Kupu-kupu kuning tadi telah pergi, ke halaman rumah tetangga. Di samping rumah ada sirsak, pisang, mangga, dan pepaya. Ada juga bluntas dan gambas. Di bawah pohon dan perdu itu, sedikit menghampar rumput hijau, halus, enak di kaki. Di halaman depan, sama, ada rumput hijau. Di atasnya, ada pepaya, alamanda, cemara pipih, dan melati. Tanaman itu mengisi hari-hariku, ya di tengah-tengah alam semesta yang besar dan "tenang" ini, aku ditimpa keraguan, kebimbangan.

"Hesti, aku sudah mempertaruhkan hidupku, tapi jalan hidup ternyata lain. Aku tak sanggup lagi mampir di rumah kita, yang konon bertabur bintang berjuta. Berbulan bundar, persis harapanku. Tapi bulan dan bintang di rumah kita adalah milikmu. Aku ditakdirkan tidak memilikinya."

Itu ucapan Sapto. Lelaki itu kemudian tak lagi kembali. Sapto telah pergi, lenyap ditelan kebiruan gunung. Sapto mengembara dari gunung ke gunung yang konon wilayah warisan nenek moyangnya.

"Ya, Sapto, bila itu jalan hidupmu, pilihanmu, setialah pada janjimu, pada dirimu. Aku tak kuasa. Jalan hidup kita memang beda. Memang telah kuserahkan diriku padamu, tapi tampaknya tak dapat penuh. Kuserahkan diriku hanya separuh, dan kau menerimanya juga dengan separuh dirimu. Kita sama-sama mengerti. Dan akhirnya memaklumi. Di tengah alam semesta yang besar ini, aku akhirnya sendiri. Bapak ibuku sudah pergi. Adik satu-satuku sudah dibawa suami. Di rumah ini, bagai seorang paranormal, aku merajut masa depan yang gambar-gambarnya samar-samar."

Tak kusadari air mata menetes, tak banyak, hanya satu dua. Tapi itu sudah cukup. Keterharuanku pada jalan hidupku membuatku mengerti, bahwa setiap orang akan digiring kepada jalan hidupnya masing-masing. Ada yang ikhlas menerima, ada yang memberontakinya.

Lelaki itu dulu kutemui di bangsal sebuah gedung teater. Saat itu ada latihan drama. Saat itu aku baru lulus sarjana akuntansi. Meskipun aku suka hitung-menghitung, aku juga suka nonton drama. Bahkan latihan sebelum main, kutonton juga. Itu seperti kita kalau makan kue Hari Raya yang akan dipanaskan dalam van. Rasanya sudah enak, dan memang sudah bisa dinikmati. Dalam kisah drama yang kutonton, ada bagian peristiwa yang menampilkan sisi kehidupan seorang paranormal. Dikisahkan, paranormal pamit pada istrinya untuk bertapa di sebuah lereng gunung di selatan kota. Tapi pertapanya gagal karena tergoda seorang wanita. Sang pertapa kemudian kembali lagi menjadi orang biasa. Entah dari mana Sapto tahu ada latihan drama di Gedung Pemuda pusat kota itu. Sapto sendiri hanya tamat SMA. Ia memilih belajar sendiri dari hal-hal yang dia sukai, dan sangat antusias dengan astronomi, astrologi, serta ekonomi makro. Selain itu, ia menggandrungi puisi dan pijat refleksi. Mungkin background inilah yang mendorongnya datang ke Gedung Pemuda.

Waktu itu, entah bagaimana, aku dan Sapto terlibat diskusi perihal paranormal yang tergoda tadi. Dari diskusi itulah, perkenalan berlanjut. Sapto ternyata orang yang sangat menyayangi tubuhnya. Setelah pernikahan, ia pelit berhubungan seks. Alasannya, tubuh adalah kuil Tuhan, rumah ruh berdomisili. Dan jika ruh menempati sebuah tubuh, itu merupakan perjuangan yang sangat berat, sungguh berat. Sang ruh harus bernego dulu dengan para malaikat pengurus kelahiran. Karena begitu banyak ruh yang ingin atau harus lahir di bumi, maka negosiasi sungguh alot. Dihitung dulu talenta, kemungkinan-kemungkinan prestasi, fleksibilitas dengan cuaca tempat tubuh dilahirkan, atau komplikasi-komplikasi yang mungkin muncul dengan keluarga inti, keluarga besar, suku, dan masyarakat luas. Melihat kesulitan negosiasi, dan kecermatan seleksi di dunia sana, Sapto sangat bersyukur telah bisa lahir ke bumi. Karena itu, sekali lagi, Sapto sangat menghormati tubuh. Tubuh tak boleh semena-mena dikorbankan demi sensasi seks yang tak kunjung habis.

Hernowo? Ya, dialah itu, Hernowo. Lelaki itu adalah suami keduaku. Aku bertemu dengannya, lagi-lagi, ketika ada acara latihan drama. Waktu itu pagi nan dingin, di pinggirian kota, sebuah kelompok teater sedang berlatih pernapasan. Aku diajak seorang teman, aku ikut namun sekadar menonton; sambil baca-baca koran pagi, kudengar mereka teriak-teriak. Mereka disadarkan oleh Hernowo: baik ketika udara masuk atau keluar, yang bergerak hanyalah Tuhan. Dengan sugesti itu, mereka tak hanya diingatkan oleh pentingnya udara, namun juga oleh pentingnya "Tuhan".

Hernowo adalah seorang suami yang nafsu seksnya kuat. Mungkin dampak dari latihan pernapasan digabung dengan bawaan dari sono-nya. Tak seperti Sapto yang kikir seks, Hernowo boros. Sehingga sering aku dibikin kewalahan.

"Hesti, kecerdasanku adalah maksimal. Namun tampaknya aku kewalahan meladenimu diskusi. Semangat hidupku terlalu besar, sayang kurang diimbangi daya intelektual." Demikian pengakuan Hernowo suatu malam, setelah melakukan hubungan suami istri entah yang ke berapa ribu kali.

"Tapi kau pelaku yang baik, man of action. Kamu mampu menghimpun orang-orang, menggerakkan mereka, meski gerakan mereka di atas panggung. Aku lega dipertemukan Tuhan bersuamikan dirimu." Demikian hiburku pada malam yang lain sambil melap-lap tubuhnya yang penuh keringat. Kusuapi dia dengan STMJ khas diriku seperti yang diminatinya.

Sebenarnya aku sudah mulai bisa tinggal di dalam hatinya. Dia juga sangat kerasan hidup di hatiku. Tapi sayang seribu sayang, melalui cerita seorang teman, dan juga aku pernah tahu sendiri, Hernowo masih punya waktu berpacaran dengan salah satu anak buah teaternya. Kerinduanku pada keindahan romantisme perkawinan pupus sudah. Mungkin karena dia menganggapku janda yang kesetiaannya sudah terkoyak.

"Sudahlah, sudah. Kau bisa bayangkan sendiri, di sudut kamarmu yang remang-remang, bahwa akhirnya aku bercerai dengan Hernowo. Hernowo itu terlalu alamiah. Termasuk dalam hal bercinta. Tak apalah. Biarlah semua mengalir, Pantha Rei. Aku mengalir. Sapto mengalir. Hernowo juga mengalir."

Kembali mataku menangkap kepak kupu-kupu kuning itu dengan kesepianku yang lengkap. Aku tak mau lagi jadi ulat. Aku ingin jadi kupu-kupu. Ulat merayap dari daun ke daun. Kupu-kupu itu terbang dari bunga ke bunga, taman ke taman. Aku ingin terbang. Dan ini yang penting, aku tak ingin memakai dua sayap yang di situ ada Sapto dan Hernowo. Dulu aku terbang dengan sayap Ibu dan Bapakku. Kemudian aku terbang dengan sayap Sapto dan Hernowo. Aku ingin menciptakan sayap sendiri, sayap khas Hesti. Mungkin bahan bakunya dari Ibu, Bapak, Sapto, dan Hernowo, atau yang lain.

Dalam kesepianku, kini, aku menekuri diriku yang sibuk merajut sayap. Tak apa, mumpung angkasa masih menyediakanku ruang. Diriku belum sama sekali hampa. Lingkunganku masih tertawa dan terbuka. Kotaku, meski tetap angkuh, toh masih mau menyapa.

Kulihat diriku menekuri diriku. Di sela-sela berbagai daunan berembun, bagai peri, aku mulai melesat dari daun ke daun. Dan kulihat dari pohon ke pohon. Sedang di atas angkasa membuka mulutnya yang tak bertepi, dibanjiri sinar mentari.

Senin, 07 Desember 2009

Presiden Resmikan Universitas Pertahanan Indonesia


Written by Hatta Harris Rahman
Presiden SBY menerima pataka Univeritas Pertahanan Indonesia dari Menhan Juwono Sudarsono saat peresmian universitas tersebut di Istana Negara, Rabu (11/3) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info) Presiden SBY menerima pataka Univeritas Pertahanan Indonesia dari Menhan Juwono Sudarsono saat peresmian universitas tersebut di Istana Negara, Rabu (11/3) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)

(Jakarta, MADINA): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Universitas Pertahanan Indonesia atau Indonesian Defence University (IDU) yang diprakarsai Departemen Pertahanan RI di Istana Negara, Rabu (11/3) pagi. Pada saat yang bersamaan Presiden SBY juga membuka seminar internasional “Indonesia 2025: Tantangan Geopolitik dan Kemanan” yang ditandai dengan kuliah perdana yang disampaikan Presiden SBY.

Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono melaporkan, sejak Presiden SBY menyatakan tekad mendirikan perguruan tinggi di bidang pertahanan, setahun lalu, Departemen Pertahanan melaksanakan langkah-langkah internal maupun eksternal mempersiapkan sebuah perguruan tinggi pertahanan yang berciri khas Indonesia dan sekaligus berkelas dunia. “Karakteristik khas Unhan adalah identitas, integritas, dan nasionalisme, sesuai dengan landasan bernegara kenegaraan yang berdasarkan Pancasila,” kata Juwono.

“Sebagai perguruan tinggi di bidang pertahanan, Unhan merangkum dan menghimpun pendidikan jenjang S1 dan S2 yang meliputi Sekolah Strategi Perang Semesta (SSPS), Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dan Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategis (SKPS). Sesko TNI menintikberatkan kepada implementasi operasi militer gabungan, sedangkan SSPS lebih bermuatan strategis karena mencakup unsur komponen cadangan dan komponen pendukung secara integral,” jelasnya.

Menurut Presiden SBY, diresmikannya Universitas Pertahanan Indonesia merupakan peristiwa yang bersejarah. “Saya berharap ke depan dengan berdirinya institusi ini, wawasan dan pengetahuan para perwira TNI dan Polri dengan mitra sipilnya terus dapat ditingkatkan. Atas nama negara dan pemerintah, saya mengucapkan terimkasih dan penghargaan kepada saudara Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan para pimpinan dan pejabat negara yang ikut serta bekerja keras mendirikan dan membentuk institusi Universitas Pertahanan Indonesia,” ujar Presiden SBY.

“Semoga lembaga ini terus berkembang menjadi sebuah institusi yang credible, dan menjadi world class Defence University. Semoga di lembaga ini, pemahaman para perwira TNI dan siapa saja yang berminat terhadap masalah pertahanan dan keamanan serta masalah-masalah strategis lainnya, betul-betul dapat di perluas dan ditingkatkan,” SBY menerangkan.

Sejak awal Presiden SBY memang mendorong dan mendukung berdirinya institusi ini dengan tiga alasan utama. Pertama, dalam perjalanan sejarahnya, Indonesia kaya dengan doktrin perang, strategi, dan taktik. Mulai dari perang konvensional, perang gerilya, sampai pada lawan terorisme. Kedua, dunia dan kawasan dimana Indonesia berada terus berubah dan berkembang, termasuk hakikat pertahanan, keamanan, dan perdamaian, termasuk pula dinamika geopolitik dan geoekonomi.

"Alasan yang ketiga, kerjasama pertahanan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat juga terus berkembang, termasuk telah dikukuhkannya ASEAN Political Security Community di bawah New ASEAN Charter,” Presiden SBY menjelaskan.

Indonesia Berperan Penting dalam Perubahan Geopolitik dan Geoekonomi Kawasan

Presiden SBY menyampaikan kuliah perdana saat meresmikan Universitas Pertahanan Indonesia, di Istana Negara, Rabu (11/3) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info) Presiden SBY menyampaikan kuliah perdana saat meresmikan Universitas Pertahanan Indonesia, di Istana Negara, Rabu (11/3) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Dinamika geopolitik dan geoekonomi akan tetap tinggi pada tingkat dunia maupun kawasan. Dinamika seperti itu tentu memberikan tantangan sendiri terhadap keamanan dan stabilitas. ”Indonesia sementara itu akan semakin berperan pada percaturan global dan regional. Apalagi Indonesia pada tahun 2025, insya Allah, akan menjadi negara ekonomi besar dari segi ukuran, GDP dan domestic market,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meresmikan Universitas Pertahanan Indonesia atau Indonesian Defence University (IDU), di Istana Negara, Rabu (11/3) pagi.

Indonesia, karena posisi geografisnya, juga akan berperan penting dalam konstelasi geopolitik dan geoekonomi. ”Jangan lupa dalam dialog antar peradaban, Indonesia yang memiliki tiga nilai yang saling berpadu dan berbaur yaitu nilai-nilai peradaban Timur, nilai-nilai peradaban Islam, dan nilai-nilai peradaban Barat, tentu akan memiliki peran penting dalam ikut serta membangun dialog antar peradaban tersebut untuk membangun harmony among civilization dan mencegah class of civilization,” SBY menjelaskan.

”Kalau kita berbicara mengenai kompetisi global, menyangkut sumber daya, utamanya yang berkaitan dengan energi dan pangan, Indonesia adalah salah satu negara kunci. Dengan latar belakang semuanya itu, saya berharap semua bisa didiskusikan dalam seminar nanti. Perluaslah cakrawala dan wawasan saudara-saudara tentang isu-isu utama dunia tersebut,” Presiden berpesan.

Menurut Presiden SBY, kalau kita mempelajari sejarah perkembangan dunia, banyak sekali persoalan yang tidak bisa dipecahkan dan banyak terjadi peperangan karena salah persepsi, salah mengerti, dan salah kalkulasi. ”Oleh karena itu, memahami satu masalah dengan mendalam, diharapkan kita semua akan memiliki persepsi yang benar, pengertian benar, dan bisa mengkalkulasikan pilihan-pilihan yang akan kita ambil,” kata SBY.

Dalam kuliah perdananya tersebut, Presiden SBY mengangkat isu-isu yang fundamental dan elementer berkaitan dengan International Peace and Security, Global Justice and Prosperity, dan The Making of Sustainable Global Order. Ada tiga agenda utama yang dikedepankan Presiden SBY dalam kuliah perdananya. ”Pertama, mengajak melihat potret realitas dunia saat ini. Kedua, setelah itu bersama-sama mengkonstruksikan apa yang menjadi harapan bangsa-bangsa di dunia. Ketiga, berkaitan dengan yang pertama dan kedua, kita bisa mendiskusikan pilihan-pilihan yang tersedia pada kita dan jalan seperti apa yang dapat kita lalui untuk menuju dunia yang adil, damai, dan sejahtera,” SBY memaparkan.

”Dunia saat ini sedang dilanda krisis perekonomian global. Jika dunia gagal mengatasi krisis perekonomian ini maka kemanan manusia sejagad akan terancam. Ini menyangkut human security. Poin saya adalah, krisis ekonomi baik langsung maupun tidak langsung mengancam keamanan manusia sedunia. Masa depan dunia sungguh suram dan keamanan dalam arti luas sungguh terancam,” lanjutnya.

Namun tidak semuanya serba jelek. Masih ada harapan dan kesempatan. ”Ada sumber daya yang yang bila dengan cerdas dan arif, maka kita masih tetap bisa membangun dunia yang baik di masa depan. Termasuk membangun peradaban di abad 21 ini,” terang SBY. (osa/pressby.info)

Minggu, 06 Desember 2009

Kinerja SBY di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Pada aspek pertahanan ini prestasi SBY-Kalla sudah terlihat semakin menampilkan satu kemajuan yang lumayan. Beragam peristiwa nasional maupun internasional yang menyangkut dengan keamanan bangsa bisa diatasi. Kasus Ambalat dan MOU RI-GAM menjadi salah satu satu bukti prestasi yang sedikit mengharumkan prestasi pemerintah.

Pada saat penyelesaian masalah antara Pemerintahan RI dengan GAM terjadi beberapa perundinag antara kedua belah pihak. Pemerintahan RI berharap penyelesaian konflik Aceh secara bermartabat, damai dan menyeluruh. Demikian dikatakan Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan usai rapat teknis pematangan rencana induk rehabilitasi dan rekontruksi Aceh-Nias di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (7/4/2005) malam.

Pemerintah RI menegaskan GAM mutlak harus merima Otonomi Khusus jika menginginkan hidup berdampingan secara damai di Bumi Serambi Mekkah. Jika tercapai kesepakatan, poin tersebut akan ditindaklanjuti dengan pertemuan yang bersifat formal. Pertemuan formal itu menyangkut penghentikan konflik bersenjata di Aceh yang berkepanjangan secara menyeluruh.

Sedangkan penyelesaian kasus Ambalat yang melibatkan pemerintah Indonesia dengan Malaysia harus dilakukan secara beradab, bukan dengan menggunakan cara emosional, kata sosiolog Imam B. Prasodjo, di Jakarta, Rabu [10/06].

“Kita ini bertetangga dengan Malaysia, Singapura maupun Austarlia. Jika ada perselisihan itu adalah hal yang biasa. Untuk itu penyelesaianya harus dilakukan dengan beradab dan ditanggapi secara proporsional,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, penyelesaian secara beradab diantaranya adalah dengan melakukan dialog atau diplomasi antara kedua negara guna mencarii titik temu dari akar permasalahan yang ada. Jika ditanggapi secara emosional maka kasus ini tidak akan selesai.

Pihaknya khawatir bila hal ini dikembangkan terus tanpa ada transformasi wacana yang produktif dan cerdas, maka yang akan tumbuh subur adalah berkembangnya budaya kebencian dan keterhinaan yang mengarahkan dua bangsa ini ke dalam perang yangg tidak perlu. Salah satu solusi untuk menyelesaikan kasus Ambalat selain dengan melakukan diplomasi adalah dengan meningkatkan perhatian terhadap pulau-pulau terluar. Karena pulau terluar memendam beberapa potensi sumber daya alam yang menjadi incaran negara lain.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan dirinya sudah pernah berada di garis terdepan di Ambalat. Menurut SBY, pendekatan diplomasi tetap dikedepankan. Namun, jika menemui jalan buntu, pemerintah siap berkonfrontasi. Terutama, bila Malaysia tetap melanggar batas-batas wilayah Indonesia.

Kamis, 03 Desember 2009

sms

Karena Aku

Mengenal mu sesuatu yang ku inginkan,...
Menyayangi mu sesuatu kebahagiaan,...
Mencintai mu sesuatu keindahan ,...
Hidup bersama mu sesuatu impian,...
Melupakan mu takkan ku lakukan,...
Karena aku sayang kamu,...



Buat Cinta Ku

Bila ku kesepian hiburlah aku dengan suara mu,...
Bila ku sakit obati aku dengan rasa kasihsayang mu,...
Bila ku mati jangan mandikan aku dengan air mata mu,...
Bila ku terkubur,kuburlah aku dalam hati mu,...
Bila ku tersesat selamatkanlah aku dengan doa mu,...



Harapan Ku

Ku tuliskan 1000 puisi bernada cinta,...
Ku rangkai 1000 kata untuk merayu mu,...
Sejenak rasa yang terpendam dalam hati ku,...
Kulihat bulan dan ku lihat bintang-bintang tak lagi seindah dulu,...
Suara mu,...
Canda tawa mu,...
Tak lagi ku dengar ,...
Andai ku mampu menarik pelangi,...
Maka kutarik ke bumi,...
Kan ku tuliskan kisah cinta ku, saat ini,...
Maka akan ku kembalikan lagi ke langit,...
Izinkan lah aku menyayangimu untuk selamanya,...



Karena Ku

Ku cemburu karena ku takmau kehilanagn mu,...
Ku egois karena ku butuh kasih sayang dari mu,...
Ku marah karena ku menyayangimu,...
dan
Ku ingin kamu yang terbaik buat ku